Farhan Soroti Pemerataan Pendidikan, Blank Spot Sekolah Jadi Prioritas Pemkot Bandung
Pendidikan - Senin, 13 Juli 2026

Foto : ratih ratnasari
BANDUNG – Pemerataan akses pendidikan menjadi perhatian utama Pemerintah Kota Bandung pada tahun ajaran 2026/2027. Selain memastikan seluruh siswa memperoleh kursi sekolah, pemerintah juga mulai memprioritaskan pembangunan sekolah di wilayah yang masih minim akses pendidikan.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan setelah meninjau pelaksanaan MPLS di sejumlah sekolah negeri, Senin (13/7/2026).
Menurut Farhan, hingga hari pertama MPLS seluruh peserta didik telah mendapatkan sekolah masing-masing.
"Alhamdulillah hari ini tidak ada satu pun anak di Kota Bandung yang tidak mendapatkan kursi di sekolah masing-masing," ujarnya.
Ia menjelaskan sebanyak 22 ribu siswa baru masuk SD Negeri, sekitar 19 ribu siswa diterima di SMP Negeri, dan sekitar 10 ribu siswa lainnya bersekolah di sekolah swasta.
Meski demikian, Farhan mengakui masih terdapat beberapa kawasan yang menjadi blank spot pendidikan karena keterbatasan fasilitas sekolah. Oleh sebab itu, pembangunan sekolah baru akan difokuskan berdasarkan kebutuhan wilayah.
Ia juga menegaskan komitmen pemerintah dalam memberikan akses pendidikan bagi anak-anak yang belum pernah bersekolah melalui Program PKBM sebagai jalur pendidikan kesetaraan.
Menurut Farhan, setiap anak di Kota Bandung harus memperoleh kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan tanpa terkecuali.
Ia berharap seluruh rangkaian MPLS berjalan lancar sehingga peserta didik dapat segera mengikuti proses belajar mengajar dengan nyaman.
Penulis/Pewarta: ratih ratnasari
Editor: ratih ratnasari
©JUARAJABAR.COM 2026