Jumat, 5 Maret 2021 | 14:47 WIB

Pandemi COVI-19 Berlanjut, Pemerintah Siapkan 3 Bansos, Berikut Besarannya

foto

ist

juarajabar.com - Pandemi covid-19 di tanah pertiwi Indonesia pada tahun 2021 masih dalam kondisi jauh dari kata baik. Karena masih banyak daerah yang berzona merah. Untuk itu, sebagai solusi Pemerintah melalui Kementerian Sosial memiliki kebijakan bahwa akan ada penyaluran bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat yang terdampak pandemi virus corona. Secara resmi, bansos diserahkan langsung oleh Presiden Joko Widodo pada hari ini, Senin (4/1/2021) pukul 14.00 WIB, di Istana Presiden, Jakarta. Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Penanganan Fakis Miskin (PFM) Kemensos Asep Sasa Purnama saat dihubungi wartawan, Minggu (3/1/2021).

Adapun terdapat tiga bansos yang mulai dicairkan pada hari ini adalah: Tiga bansos itu adalah: Program Keluarga Harapan (PKH) Program sembako Bantuan Sosial Tunai (BST). Total, ada sekitar 38,8 juta penerima untuk ketiga bantuan itu. Selengkapnya, mengenai kategori penerima, jadwal penyaluran, dan besaran bantuan, simak dalam penjelasan berikut ini!

Ini Cara Cek Penerima Bansos Rp 300.000 Program Keluarga Harapan Penyaluran bantuan Program Keluarga Harapan dilakukan oleh Himpunan Bank Negara (Himbara) melalui rekening penerima. Penerima bantuan ini berjumlah 10 juta orang. Bantuan ini diberikan dalam empat tahap selama satu tahun, yakni Januari, April, Juli, dan Oktober. PKH menyasar sejumlah kelompok seperti keluarga yang di dalamnya terdapat ibu hamil, anak usia dini, anak sekolah, penyandang disabilitas, dan lanjut usia.

Besaran bantuan bergantung pada komponen-komponen PKH, mulai dari komponen untuk anak sekolah yang berjenjang (SD, SMP, SMA) hingga ibu hamil. Sementara itu, seperti diberitakan Kompas.com, 5 Desember 2020, bantuan PKH juga akan digunakan untuk mendukung program pemerintah dalam penanggulangan tuberculosis (TBC). Oleh karena itu, Kemensos akan memberikan tambahan komponen kesehatan berupa bantuan bagi keluarga yang memiliki anggotanya penyandang TBC. 

Bansos sembako ;

Untuk bansos sembako, penerima akan mendapatkan bantuan senilai Rp 200.000.

Penyalurannya sepanjang tahun, disalurkan mulai Januari hingga Desember 2021.

Khusus bagi warga Jabodetabek yang semula menerima bantuan sembako, mulai 2021 tidak akan lagi menerima bantuan yang sama dan diganti dengan bantuan langsung tunai. Penerima bantuan program sembako ini berjumlah 18,8 juta orang, melalui transfer ke rekening yang akan dilakukan oleh Himbara.

Bantuan Sosial Tunai (BST) Penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) Rp 300.000 berjumlah 10 juta orang. 

Pencairannya dilakukan selama empat bulan berturut-turut, terhitung sejak Januari hingga April 2021. BST akan disalurkan ke KPM melalui mekanisme pos. Untuk mengetahui apakah masuk ke dalam daftar penerima, masyarakat bisa mengunjungi laman Data Terpadu Kesejahteraan Sosial.

Langkah pengecekannya sebagai berikut:

- Kunjungi laman https://dtks.kemensos.go.id

- Pada bagian paling atas, tersedia beberapa kolom pencarian penerima Bantuan Sosial Tunai (BST).

- Pilih ID, ada tiga jenis ID yaitu ID DTKS/BDT, Nomor PBI JK/KIS, dan NIK. Adapun ID DTKS adalah ID Data Terpadu Kesejahteraan Sosial. Biasanya itu tersimpan di dinas sosial kabupaten/kota. Jika tidak mempunyai, bisa memilih opsi NIK atau Nomor Induk Kependudukan atau nomor PBI JK/KIS.

- Masukkan Nomor Kepesertaan dari ID yang dipilih.

- Masukkan Nama yang sesuai dengan ID yang dipilih.

- Masukkan dua kata yang tertera dalam kotak captcha.

- Klik "Cari".

 

Cara Cek dan Registrasi Ulang Penerima Bantuan Apresiasi Pelaku Budaya